Keterbatasan peran keluarga sebagai agen sosialisasi primer pada anak-anak panti asuhan berdampak pada kurang optimalnya internalisasi nilai-nilai sosial dan pembiasaan perilaku hidup sehat. Kondisi ini menuntut adanya intervensi edukatif yang tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga partisipatif dan kontekstual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menginternalisasikan nilai-nilai “4 Magic Words” (maaf, tolong, terima kasih, dan permisi) serta meningkatkan pemahaman anak terkait kesehatan jasmani. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan edukatif-partisipatif yang melibatkan 20 anak asuh Panti Asuhan Raodah Makassar. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan teknik ceramah interaktif, diskusi, simulasi (role play), serta permainan edukatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki antusiasme yang tinggi serta mampu memahami dan mempraktikkan penggunaan empat kata ajaib dalam interaksi sosial. Selain itu, terjadi peningkatan pemahaman mengenai pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat, seperti mandi dua kali sehari, menjaga kebersihan pakaian, mencuci tangan, dan bersuci setelah buang air. Kegiatan ini juga memberikan pengalaman belajar yang bermakna serta meningkatkan motivasi anak untuk melanjutkan pendidikan. Dengan demikian, program pengabdian ini efektif dalam mendukung pembentukan karakter dan peningkatan kualitas hidup anak-anak panti asuhan.
Copyrights © 2026