Pengelolaan dan pemilahan sampah merupakan upaya strategis dalam meningkatkan derajat kesehatan lingkungan serta mencegah masalah gizi seperti gizi kurang dan stunting. Di Desa Sampaka, keterbatasan pemahaman mengenai teknis pemilahan sampah organik dan anorganik masih menjadi kendala utama. Tujuan Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengolahan serta pemilahan sampah secara mandiri. Metode: Pelaksanaan program menggunakan metode sosialisasi, diskusi interaktif, dan demonstrasi teknis pemilahan sampah. Efektivitas kegiatan diukur melalui desain pre-test dan post-test terhadap 68 peserta di Desa Sampaka. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan masyarakat dari 29,4% menjadi 79%. Selain itu, terjadi penguatan sikap dan Komitmen (Sikap) keluarga dalam melakukan pemilahan sampah rumah tangga hingga mencapai angka maksimal 100%. Program edukasi ini terbukti efektif dalam mentransformasi perilaku masyarakat terhadap sanitasi lingkungan. Keberhasilan ini diharapkan dapat memutus rantai perkembangbiakan vektor penyakit dan berkontribusi terhadap perbaikan status gizi keluarga di wilayah pedesaan. Waste management and waste segregation are strategic efforts to improve environmental health and prevent nutritional problems such as undernutrition and stunting. In Sampaka Village, limited community understanding of the technical aspects of separating organic and inorganic waste remains a major challenge. This community service activity aimed to increase public knowledge and awareness regarding the importance of independent waste management and segregation. The program was implemented using socialization sessions, interactive discussions, and technical demonstrations on proper waste segregation. The effectiveness of the activity was evaluated using a pre-test and post-test design involving 68 participants in Sampaka Village. The evaluation results showed a significant increase in community knowledge, from 29.4% before the intervention to 79% after the intervention. In addition, there was a substantial improvement in family attitudes and commitment toward household waste segregation, reaching a maximum score of 100%. This educational program proved effective in transforming community behavior toward better environmental sanitation practices. The success of this program is expected to help break the chain of disease vector breeding and contribute to improving family nutritional status in rural areas.
Copyrights © 2026