Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Data Logger dan Web File Server Sensor Tiltmeter Untuk Pemantauan Gunungapi Berbasis ESP32 cahya
ALINIER: Journal of Artificial Intelligence & Applications Vol. 5 No. 2 (2024): ALINIER Journal of Artificial Intelligence & Applications
Publisher : Program Studi Teknik Elektro S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/alinier.v5i2.11631

Abstract

Gunungapi adalah salah satu fenomena alam yang memiliki potensi bahaya besar. Pemantauan aktivitas gunungapi di Indonesia dilakukan dengan berbagai metode, salah satunya adalah dengan menggunakan sensor tiltmeter untuk mendeteksi deformasi gunungapi. Keberlangsungan data adalah suatu keharusan dalam memantau aktivitas gunungapi, maka ancaman dari putusnya data sebisa mungkin diminimalisir. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem data logger dan web file server berbasis ESP32 untuk sensor tiltmeter, yang dapat menyimpan data secara otomatis dan memberikan akses mudah melalui web browser. Metode yang digunakan mencakup desain dan implementasi perangkat keras dan lunak, serta pengujian sistem di lapangan dan perbandinan dengan data yang dihasilkan oleh sistem yang sudah ada sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini cukup efektif untuk mengintegrasikan data GPS untuk penandaan waktu dan koordinat, serta mengamankan data dalam format .csv di kartu SD. Sistem ini juga teruji mampu memberikan akses pengunduhan dan pengunggahan data dengan mudah, serta mampu beroperasi secara andal tanpa mengganggu sistem akuisisi data yang sudah ada. Sehingga penelitian ini mampu meningkatkan efisiensi waktu dalam pengolahan data tiltmeter mencapai 82.94% di Pos Pengamatan Gunungapi Bromo.
Peningkatan Kemampuan Perangkat Desa Mejasem Timur dalam Tata Kelola Pembukuan dan Kearsipan Administrasi Desa Rahmadiane, Ghea Dwi; Ita; Pamela; Vivi; Nurul; Cahya; Musfiq
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 3 No. 2 (2024): Mei
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v3i2.1366

Abstract

The village became one of the focuses in the development of the country. This is evident from the existence of a village budget or village fund that is quite large in number. In terms of office affairs, including in the scope of the Village Office, of course, it does not escape the affairs of administration and require that the workers in the village have skills in good accountancy and archival-management. This community service provides knowledge on good administration archival and accountancy, thus it is hoped that partners in this activity can improve the ability to take care of village office administration. The result of this activity is the increasing insight of workers about the governance of archives but some workers still complain of being less proficient in computer operation.
SANTUNAN ANAK YATIM SEBAGAI WUJUD KEPEDULIAN MAHASISWA KKN UNIVERSITAS ISLAM AL-IHYA KUNINGAN KELOMPOK 10 DI DESA MUNCANGELA Cahya; Budi Hidayah; Iis Wahyuni; Jumsari; Noor Khaliza; Risa Suci Amalia
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNISA KUNINGAN
Publisher : Universitas Islam Al-Ihya Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70476/jpkmunisa.v2i2.1

Abstract

Community Service through the Unisa Kuningan Real Work Lectures activity for 40 days in Muncangela Village through a religious program , namely Donation for Orphans. As a form of concern and education for all Muslims to love orphaned children. Al Ihya Kuningan Islamic University KKN students group 10 have carried out donation activities for orphans in Muncangela village, Cipicung District, Kuningan Regency on September 9 2024. The implementation of the activity program is carried out in two stages, namely: (1) coordination; (2) distribution, through an orphan compensation program, although the amount of compensation is not large, it is meaningful for the orphans, of course with the hope of inviting benefactors, rich people and Muslims to take part in caring for orphans around them. This activity is also a work program for KKN students from groups of 10 Muncangela villages as a series of closing activities. Unisa KKN group 10 students became initiators and were able to make the public aware of the importance of caring for orphans, and as an application of the prophet's hadith narrated by Bukhari and Muslim.
Aktualisasi Nilai Pancasila Sila Ke 3 : Upaya Pencegahan Bullying Untuk Menjaga Persatuan Dan Kesatuan Di Kelas X Sma Pasundan 1 Kota Bandung Rizki Maulana; Faiz Muazirul Haq; Sahrul Mubarok; Muhammad Ibnu Andika; Muhammad Azka Lababan; Nazwa Zahara; Qurratul Aini; Nisrina Fathin; Azfa Aenurrohman; Naila Dwi Salsabila; Cahya; Dian Herdiana; Ridaaul Ummah
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.864

Abstract

Persatuan Indonesia (Sila Ketiga Pancasila) merupakan fondasi moral bangsa, namun fenomena bullying di kalangan remaja SMA Pasundan 1 Bandung menjadi manifestasi perilaku yang secara fundamental bertentangan dengan prinsip solidaritas tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akar masalah bullying dan merumuskan upaya pembentukan budaya anti-bullying yang efektif dengan menjadikan nilai Persatuan Indonesia sebagai kerangka filosofis dan solusi utama. Mengingat bullying masih sering disalahartikan sebagai "candaan," penelitian kualitatif deskriptif ini dilaksanakan melalui sosialisasi komprehensif kepada 38 siswa. Kegiatan ini menggunakan metode ceramah, tanya jawab, dan ice breaking untuk mengidentifikasi bentuk bullying (verbal, fisik, sosial, cyberbullying) dan mendiskusikan dampaknya yang serius (psikologis, akademik, sosial). Hasil kegiatan menegaskan bahwa penguatan identitas kolektif, yang merupakan inti dari Sila Ketiga Pancasila, adalah kunci untuk mengatasi akar masalah. Strategi pencegahan yang disosialisasikan, seperti membangun budaya inklusif dan membentuk komunitas anti-bullying, merupakan implementasi langsung dari nilai persatuan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa upaya pencegahan bullying akan efektif dan berkelanjutan hanya jika didasarkan pada penanaman Sila Ketiga Pancasila, yang secara tegas menolak tindakan yang memicu perpecahan dan mendorong terciptanya lingkungan belajar yang aman dan suportif bagi seluruh peserta didik.