Perkembangan e-commerce fashion menunjukkan transformasi menuju pemanfaatan teknologi immersive seperti Augmented Reality (AR) dan Artificial Intelligence (AI) yang tidak hanya memengaruhi pengalaman pelanggan, tetapi juga struktur operasional perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi operasional pada e-commerce fashion berbasis AR dengan menekankan integrasi antara proses digital dan fisik. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif konseptual melalui analisis literatur mutakhir terkait digital retail, omnichannel, dan supply chain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi operasional e-commerce berbasis AR memerlukan integrasi antara digital product representation, operational orchestration berbasis sistem terintegrasi, serta omnichannel experience yang menghubungkan kanal online dan offline. Selain itu, hybrid supply chain dan data-driven continuous improvement menjadi faktor penting dalam menjaga efisiensi operasional. Penelitian ini menegaskan bahwa strategi operasional dalam e-commerce berbasis teknologi tidak lagi bersifat linear, melainkan berbentuk sistem dinamis yang terintegrasi dan adaptif terhadap perubahan kebutuhan pasar.
Copyrights © 2026