Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Elektronik Monitoring Evaluasi (E-Montir Pemda) di Pemerintah Kabupaten Sorong sebagai instrumen pengendalian pembangunan daerah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis postpositivisme dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-Montir Pemda telah diimplementasikan dan dimanfaatkan oleh OPD untuk pelaporan progres fisik dan keuangan secara elektronik, serta mulai berfungsi sebagai alat pengendalian dan evaluasi kinerja. Sistem ini memberikan kemudahan pelaporan, efisiensi waktu, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data. Namun, implementasinya masih menghadapi kendala seperti belum adanya regulasi daerah yang kuat, keterbatasan sumber daya manusia dan infrastruktur, serta variasi tingkat kepatuhan antar OPD. Proses implementasi bersifat adaptif dengan pendekatan learning by doing, sehingga belum terdapat pola yang seragam. Secara keseluruhan, implementasi E-Montir Pemda berada pada tahap adaptif menuju institusionalisasi dan memerlukan penguatan kebijakan serta kapasitas organisasi untuk keberlanjutan sistem.
Copyrights © 2026