Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan transformasional dan komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan, dengan budaya fleksibilitas kerja sebagai variabel moderasi pada CV Bima Utama. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik sampel jenuh sebanyak 51 responden, di mana data diolah menggunakan perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan serta komitmen organisasi. Namun, komitmen organisasi ditemukan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Lebih lanjut, budaya fleksibilitas kerja tidak mampu memoderasi seluruh hubungan antarvariabel dalam model, baik pengaruh kepemimpinan dan komitmen terhadap kinerja, maupun kepemimpinan terhadap komitmen. Fenomena ini mengindikasikan bahwa meskipun figur pemimpin berhasil membangun loyalitas, kebijakan fleksibilitas yang terlalu permisif justru menghambat efektivitas kontrol manajerial dalam meningkatkan produktivitas staf. Manajemen disarankan untuk meninjau ulang batasan fleksibilitas dan menerapkan sistem pengawasan berbasis hasil yang lebih ketat guna menekan angka indisipliner serta meningkatkan akuntabilitas kerja secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026