Kegiatan ini bertujuan melatih masyarakat ‘Aisyiyah Duren Seribu, Depok, dalam pembuatan teh herbal kombinasi daun salam dan kulit kayu manis sebagai upaya menurunkan gula darah serta meningkatkan pengetahuan tentang pengendalian penyakit terkait gula darah. Metode yang dilakukan adalah Participatory Action Research yang dimulai dari survei dan analisis kebutuhan mitra yaitu PRA Duren Seribu, lalu pemberian edukasi terhadap 34 orang, praktik pembuatan teh herbal, pemantauan kadar gula darah menggunakan metode POCT terhadap 20 orang yang telah diskrining sebelumnya, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Data hasil pre-test dan post-test dibandingkan, dan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan nilai rata-rata pre-test 57,60 menjadi 80,00 pada post-test. Selain itu, sekitar 40% responden mengalami penurunan kadar gula darah dalam dua minggu, khususnya pada kelompok prediabetes dan borderline. Edukasi ini efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat sekaligus mendorong pola hidup sehat.
Copyrights © 2026