Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi green product berupa detergen cair ramah lingkungan berbasis lerak dan metil etil sulfonat di SMK Swadaya Global School Jakarta Timur Nining Nining; Anisa Amalia; Fitria Nugrahaeni; Hariyanti Hariyanti; Sri Nevi Gantini
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.32579

Abstract

Abstrak SMK Swadaya Global School adalah salah satu Sekolah Menengah Kejuruan Farmasi di Jakarta Timur. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi siswa mengenai pembuatan detergen cair ramah lingkungan berbasis lerak dan metil etil sulfonat (MES). Detergen berbasis lerak, yang mengandung saponin, merupakan alternatif alami untuk menggantikan detergen kimiawi yang berbahaya bagi lingkungan. MES sebagai surfaktan alami dipilih karena lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan surfaktan sintetis. Pengabdian ini dilaksanakan melalui penyampaian materi yang mengajarkan siswa cara membuat detergen cair dengan bahan alami tersebut, serta memberikan pemahaman tentang manfaat penggunaan produk berbasis alam untuk menjaga kelestarian lingkungan. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pengukuran tingkat pengetahuan dan pencapaian tujuan yang telah ditetapkan. Siswa menunjukkan antusiasme dan keterlibatan aktif selama kegiatan berlangsung. Hasil analisis  menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang bermakna (p<0,05) antara skor rata-rata sebelum (20,00) dan setelah (93,60) kegiatan. Selain itu, observasi langsung juga mengindikasikan adanya peningkatan keterlibatan dan pemahaman yang lebih mendalam di kalangan peserta. Diharapkan, program ini dapat meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya beralih ke produk ramah lingkungan dan berkontribusi pada pelestarian lingkungan. Kata kunci: : edukasi; deterjen cair; lerak; metil etil sulfonat; ramah lingkungan. Abstract SMK Swadaya Global School is a Vocational High School in Pharmacy located in East Jakarta. This activity aims to educate students on the production of eco-friendly liquid detergent made from lerak and methyl ethyl sulfonate (MES). Lerak-based detergent, which contains saponin, serves as a natural alternative to replace chemical detergents that are harmful to the environment. MES, as a natural surfactant, was chosen because it is more environmentally friendly compared to synthetic surfactants. The community service was carried out by providing material that teaches students how to make liquid detergent from these natural ingredients, while also giving them an understanding of the benefits of using nature-based products to preserve the environment. The evaluation of the activity was conducted by measuring the level of knowledge and achievement of the set goals. Students showed enthusiasm and active participation throughout the activity. The analysis results indicate a significant increase in knowledge (p<0,05) between the pre-activity average score (20.00) and post-activity score (93.60). Additionally, direct observation also showed an improvement in engagement and a deeper understanding among the participants. It is hoped that this program will raise students' awareness of the importance of switching to eco-friendly products and contribute to environmental preservation. Keywords: education; liquid detergent; lerak; methyl ethyl sulfonate; eco-friendly.
Pembuatan Teh Herbal Kombinasi untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Menurunkan Gula Darah Warga ‘Aisyiyah Duren Seribu Rindita; Kori Yati; Engla Merizka; Fitria Nugrahaeni; Maulida Kamila; Rizky Ramadhan; Rianto Arya Saputra
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2026): April (Article in Progress)
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v8i3.3165

Abstract

Kegiatan ini bertujuan melatih masyarakat ‘Aisyiyah Duren Seribu, Depok, dalam pembuatan teh herbal kombinasi daun salam dan kulit kayu manis sebagai upaya menurunkan gula darah serta meningkatkan pengetahuan tentang pengendalian penyakit terkait gula darah. Metode yang dilakukan adalah Participatory Action Research yang dimulai dari survei dan analisis kebutuhan mitra yaitu PRA Duren Seribu, lalu pemberian edukasi terhadap 34 orang, praktik pembuatan teh herbal, pemantauan kadar gula darah menggunakan metode POCT terhadap 20 orang yang telah diskrining sebelumnya, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Data hasil pre-test dan post-test dibandingkan, dan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan nilai rata-rata pre-test 57,60 menjadi 80,00 pada post-test. Selain itu, sekitar 40% responden mengalami penurunan kadar gula darah dalam dua minggu, khususnya pada kelompok prediabetes dan borderline. Edukasi ini efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat sekaligus mendorong pola hidup sehat.