Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan kompetensi teknik pemesinan bubut siswa kelas XI Teknik Pemesinan di SMK Negeri 5 Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain pre-eksperimen tipe one-group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 36 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa penugasan penyusunan jobsheet perencanaan pengerjaan bubut yang digunakan sebagai pretest dan posttest. Analisis data dilakukan secara deskriptif serta inferensial menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk, uji t berpasangan (paired sample t-test), dan uji N-Gain untuk mengukur tingkat efektivitas pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa meningkat dari 54,36 pada pretest menjadi 82,14 pada posttest. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai t hitung sebesar 23,023 lebih besar dari t tabel 2,03 pada taraf signifikansi 0,05, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar sebelum dan sesudah penerapan PjBL. Selain itu, nilai N-Gain sebesar 60,65% menunjukkan bahwa penerapan PjBL berada pada kategori cukup efektif dalam meningkatkan kompetensi pemesinan bubut siswa. Dengan demikian, model pembelajaran Project Based Learning dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kompetensi siswa pada pembelajaran teknik pemesinan bubut di SMK.
Copyrights © 2026