Penggunaan antiobiotik sebagai growth promoter sudah dilarang karena berdampak merugikan akibat efek resistensi antibiotik dan residu pada produk ternak yang membahayakan konsumen. Probiotik dapat menjadi alternatif pengganti antibiotik untuk meningkatkan kesehatan dan pertumbuhan, sehingga diperlukan upaya perbanyakan probiotik. Salah satu cara memperbanyak koloni probiotik menggunakan proses fermentasi menggunakan limbah kulit kopi. Penelitian ini bertujuan untuk memvalidasi potensi kulit kopi sebagai media pertumbuhan bakteri probiotik dengan perlakuan single strain dan multi-strain probiotik sebagai berikut: P0 (kontrol): kulit kopi (tanpa probiotik), P1: kulit kopi + single strain probiotik Bacillus sp., P2: kulit kopi + single strain probiotik Lactobacillus sp., dan P3: kulit kopi + multi-strain probiotik Bacillus sp. dan Lactobacillus sp. Metode yang digunakan adalah fermentasi selama 21 hari, selanjutnya dijadikan probiotic powder menggunakan teknik freeze drying. Probiotic powder diujikan secara in-vivo untuk mengetahui efeknya sebagai growth promoter pada ayam broiler dengan parameter: konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, dan konversi pakan. Hasil yang diperoleh single strain Bacillus sp menurunkan konsumsi pakan dan konversi pakan serta meningkatkan pertambahan bobot badan dibanding kontrol, Kesimpulan dari penelitian ini penggunaan single strain dan multi-strain meningkatkan performa pertumbuhan dan berpotensi digunakan sebagai growth promoter pada ayam broiler
Copyrights © 2026