Angka kematian perempuan yang tinggi semakin memburuk akibat kasus kehamilan yang tidak diinginkan yang terjadi pada perempuan yang sudah menikah atau remaja. Salah satu penyebab kehamilan yang tidak diinginkan adalah perilaku seksual pranikah; hal ini disebabkan oleh perilaku seksual negatif (mendukung). Salah satu faktor dalam pembentukan perilaku tersebut adalah lembaga pendidikan dan lembaga keagamaan. Pengetahuan kesehatan reproduksi remaja yang terbatas mengakibatkan perilaku pranikah yang negatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi antara pengetahuan kesehatan reproduksi remaja dan perilaku seksual pranikah pada ‘SMN 1 Siak’ tahun 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah survei analitik, penelitian ini menggunakan pendekatan observasional cross-sectional, pengambilan sampel dengan purposive sample, menggunakan 80 remaja sebagai subjek yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, pengumpulan data menggunakan kuesioner yang kemudian dibagikan kepada responden, dianalisis dengan univariat dan bivariat menggunakan analisis chi square. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi signifikan antara pengetahuan kesehatan remaja dan perilaku seksual pranikah, nilai p 0,000 (a = 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat korelasi antara tingkat pengetahuan kesehatan remaja dengan perilaku seksual pranikah.
Copyrights © 2025