Kerjasama siswa adalah bagian terpenting dalam pembelajaran, karena selain siswa mengembangkan kecerdasannya juga mengajak siswa untuk bertukar pikiran serta berpartisipasi dalam pembelajaran. Salah satu model pembelajaran yang dapat menumbuhkan kemampuan tersebut adalah model pembelajaran Fishbowl. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan langkah-langkah, kelebihan dan kekurangan penerapan model pembelajaran Fishbowl pada Pembelajaran di Madrasah Aliyah Negeri 1 Temanggung, Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Karanganyar, Madrasah Aliyah Negeri Sukoharjo, Madrasah Aliyah Negeri 2 Rembang. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah guru di Madrasah Aliyah Negeri 1 Temanggung, Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Karanganyar, Madrasah Aliyah Negeri Sukoharjo, Madrasah Aliyah Negeri 2 Rembang. Informan penelitian ini adalah guru. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini yaitu: 1) Langkah-langkah model Fishbowl meliputi a) Rombongan siswa yang besar dapat dibagi menjadi kelompok diskusi dan kelompok pendengar; b) Tempat duduk diatur dengan formasi setengah lingkaran dimana kursi kelompok pendengar dibiarkan kosong dan menghadap peserta diskusi; c) Kelompok pendengar duduk mengelilingi kelompok diskusi, seolaholah sedang melihat ikan yang berada pada sebuah mangkuk (Fishbowl); d) Selama kelompok diskusi berdiskusi, bagi kelompok pendengar yang ingin menyumbangkan pikiran atau pendapat dipersilahkan; dan e) Guru mempersilahkan untuk mengeluarkan pendapatnya masingmasing dan memberikan pertanyaan untuk kelompok; 2) Kelebihan model Fishbowl yaitu a) Mendorong siswa untuk berpikir kritis; b) Memfasilitasi siswa dalam mengekspresikan pendapatnya secara bebas; c) Mendorong siswa untuk menyumbangkan ide atau pemikiran dalam memecahkan masalah secara bersama-sama; d) Membantu siswa dalam memilih satu atau beberapa alternatif jawaban untuk memecahkan masalah berdasarkan pertimbangan yang matang; 3) Kekurangan model Fishbowl adalah a) Jawaban siswa terkadang menyimpang atau tidak sesuai dengan yang diharapkan; 2) Hanya siswa yang aktif berbicara yang cenderung mendominasi diskusi dan menyampaikan pendapatnya; 3) Bagi guru yang belum menguasai kelas, penerapan metode ini dapat memakan waktu yang cukup lama; dan 4) Metode ini membutuhkan waktu yang relatif intensif untuk pelaksanaan secara efektif. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa model Fishbowl dapat diterapkan dalam proses pembelajaran sebagai upaya untuk meningkatkan kerjasama tim selama proses pembelajaran di madrasah.
Copyrights © 2026