Perkembangan kognitif anak usia dini sangat dipengaruhi oleh kualitas stimulasi di lingkungan keluarga. Akan tetapi, penelitian sebelumnya cenderung berfokus pada perbandingan status pekerjaan ibu tanpa mengkaji secara mendalam strategi konkret yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif strategi stimulasi kognitif yang diterapkan oleh ibu karier dan ibu rumah tangga pada anak usia 5–6 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek enam ibu di Kelurahan Damai, Binjai Utara, yang dipilih secara purposive. Data penelitian diperoleh melalui teknik observasi dan wawancara semi-terstruktur, kemudian proses analisis dilakukan dengan menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu rumah tangga menonjol dalam intensitas pendampingan, sedangkan ibu karier mengoptimalkan kualitas interaksi dan dukungan eksternal. Kedua strategi ini terbukti adaptif dan efektif dalam mendukung perkembangan kognitif anak. Temuan ini menegaskan pentingnya peran ibu sebagai pengelola lingkungan belajar serta memberikan implikasi bagi penguatan praktik pengasuhan berbasis konteks keluarga.
Copyrights © 2026