Penerapan program IPTEKS pada kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat untuk siswa Yayasan Karang Widya, Cianjur berlokasi di Kampung Rawabenceuh, Desa Kawungluwuk, Kec. Sukaresmi, Kab. Cianjur, Jawa Barat berupaya untuk memberdayakan pemuda- pemudi rentan dan kurang beruntung secara ekonomi serta masih dalam usia produktif (15 - 25 tahun) melalui program pelatihan pertanian organik berasrama selama 100 hari per angkatan. Peserta pelatihan berasal dari seluruh Indonesia. Pada semester pertama dalam satu tahun pertama, melalui pendekatan ABCD yang diterapkan telah berhasil melatih dan meluluskan 41 siswa didik dengan kajian aplikasi pengolah data menggunakan Microsoft Word Basic sehingga dapat bekerja dengan menggunakan komputer sebagai alat bantu pekerjaannya atau menjalankan kegiatan wirausaha. This study presents the implementation of the IPTEKS program as part of community service activities for students of the Karang Widya Foundation in Cianjur, West Java. The program, conducted in Kampung Rawabenceuh, Kawungluwuk Village, Sukaresmi District, aims to empower economically disadvantaged and vulnerable youth aged 15–25 years through a 100-day residential organic farming training initiative. Participants are recruited from various regions across Indonesia. During the first semester of the inaugural year, the program successfully applied the Asset-Based Community Development (ABCD) approach to train and graduate 41 students. The training included the introduction and practical application of word processing software, specifically Microsoft Word Basic, equipping participants with essential digital literacy skills to support employment opportunities and entrepreneurial activities.
Copyrights © 2025