Penelitian ini bertujuan menganalisis produksi dan pemasaran rumput laut Eucheuma cottonii sebagai komoditas utama di Desa Tadui, Kabupaten Mamuju. Penelitian dilakukan dari Februari hingga April 2026 di lokasi tersebut. Data yang dipakai berasal dari 20 pembudidaya rumput laut yang dipilih secara purposive dari total 100 petani, serta dokumen resmi dan literatur pendukung sebagai data sekunder. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis menggabungkan margin pemasaran, farmer’s share, rasio keuntungan terhadap biaya, dan fungsi produksi Cobb-Douglas untuk mengkaji hubungan antara produksi dan inputnya. Hasilnya menunjukkan bahwa budidaya rumput laut di Desa Tadui didukung oleh pengalaman petani yang cukup baik, penggunaan bibit lokal, dan masa panen 40–45 hari. Dari segi pemasaran, margin rata-rata Rp6.000 per kg, farmer’s share 66,7%, dan rasio keuntungan terhadap biaya sebesar 2,0, menunjukkan sistem pemasaran yang efisien. Analisis Cobb-Douglas mengungkapkan bahwa bentangan tali, pengalaman petani, dan faktor cuaca berpengaruh signifikan terhadap produksi, sementara jenis bibit dan penanganan pascapanen tidak. Temuan ini menegaskan perlunya penguatan aspek teknis budidaya dan posisi tawar petani untuk meningkatkan produksi dan kesejahteraan mereka. Kata Kunci: Rumput laut; Pemasaran; Farmer’s share; Cobb-Dauglas; Desa Tadui
Copyrights © 2026