Gayatri : Jurnal Pengabdian Seni dan Budaya
Vol. 4 No. 1 (2026): April

Pelestarian Budaya Batik Pekalongan sebagai Sumber Pembelajaran SBK pada Kurikulum Merdeka

Maulida, Aresya (Unknown)
Mar’atul Khusna (Unknown)
Aenun Nisa (Unknown)
Fina Milatin Khanifah (Unknown)
Fitrotul Awalia (Unknown)
Maisaroh (Unknown)



Article Info

Publish Date
23 Apr 2026

Abstract

Pelestarian budaya lokal merupakan bagian penting dalam implementasi Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran berbasis konteks dan kearifan lokal. Batik Pekalongan sebagai salah satu warisan budaya takbenda Indonesia memiliki potensi besar untuk dijadikan sumber belajar pada mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan (SBK). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk pelestarian Batik Pekalongan dan relevansinya sebagai sumber pembelajaran SBK pada Kurikulum Merdeka. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai artikel ilmiah, laporan penelitian, dan dokumen pendidikan yang berkaitan dengan batik, pembelajaran berbasis budaya, serta implementasi Kurikulum Merdeka. Hasil kajian menunjukkan bahwa Batik Pekalongan dapat diintegrasikan dalam pembelajaran SBK melalui pengenalan motif, pemahaman filosofi, pengamatan proses pembuatan batik, hingga praktik sederhana yang sesuai tahap perkembangan peserta didik sekolah dasar. Integrasi ini tidak hanya memperkaya materi SBK, tetapi juga menumbuhkan identitas budaya, kreativitas, dan sikap apresiatif terhadap warisan lokal. Selain itu, Kurikulum Merdeka yang fleksibel memungkinkan guru mengembangkan modul ajar berbasis proyek dan diferensiasi yang memanfaatkan batik sebagai sumber belajar autentik. Dengan demikian, pelestarian Batik Pekalongan melalui pembelajaran SBK menjadi strategi efektif untuk memperkuat pendidikan berbasis budaya sekaligus mendukung implementasi Kurikulum Merdeka secara optimal.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jg

Publisher

Subject

Description

Gayatri : Jurnal Pengabdian Seni dan Budaya merupakan jurnal ilmiah yang memuat hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dalam bidang kajian dan penciptaan seni. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun (April dan Oktober) dengan fokus dan ruang lingkup pada studi dan penciptaan seni. Jurnal ini ...