Tujuan penelitian untuk mengeksplorasi peran kewirausahaan ekonomi hijau dalam mendorong keberlanjutan lingkungan dan pertumbuhan ekonomi, serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam mengintegrasikan prinsip-prinsip ekonomi hijau ke dalam pendidikan kewirausahaan. Penelitian ini juga mengkaji implikasi teoretis dan praktis dari kewirausahaan hijau, serta dampaknya terhadap pengembangan keterampilan kewirausahaan yang relevan dengan keberlanjutan. Desain Metodologi menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) untuk mengumpulkan, menganalisis, dan mensintesis artikel-artikel yang diterbitkan antara tahun 2023 hingga 2025 dalam basis data Scopus. Studi ini melibatkan 96 artikel yang relevan, dievaluasi berdasarkan kata kunci yang berhubungan dengan kewirausahaan ekonomi hijau dan keberlanjutan. Temuan hasil analisis menunjukkan bahwa kewirausahaan ekonomi hijau berkontribusi signifikan terhadap keberlanjutan lingkungan, melalui praktik berkelanjutan seperti manajemen rantai pasokan hijau dan inovasi produk ramah lingkungan. Namun, tantangan utama dalam implementasinya meliputi kesenjangan dalam pendidikan kewirausahaan yang berfokus pada keberlanjutan, kurangnya pengetahuan di kalangan wirausahawan, serta hambatan dalam regulasi dan pendanaan. Selain itu, SLR menunjukkan bahwa kolaborasi antar sektor dan kebijakan yang mendukung sangat penting untuk mempercepat transisi menuju ekonomi hijau. Implikasi/limitasi penelitian ini memberikan wawasan tentang kontribusi kewirausahaan hijau terhadap SDGs. Namun, keterbatasan penelitian ini terletak pada cakupan artikel yang hanya mencakup periode 2023–2025 dan ketergantungan pada literatur yang terindeks di Scopus. Implikasi praktis hasil penelitian ini menyarankan pembuat kebijakan dan praktisi untuk mengembangkan kurikulum kewirausahaan hijau yang lebih komprehensif dan memperkuat kolaborasi antara universitas, industri, dan pemerintah untuk mendukung inovasi hijau dan kebijakan yang mendorong adopsi praktik hijau
Copyrights © 2026