Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konflik tokoh dalam novel Bunda, Aku Nggak Suka Dipukul karya Jaquenza Eden. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan dan pendekatan objektif. Data penelitian berupa satuan teks, baik narasi, dialog, frasa, maupun kalimat yang menunjukkan konflik tokoh. Data dikumpulkan melalui teknik baca intensif, baca analisis, dan catat, kemudian dianalisis melalui tahapan identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan simpulan berdasarkan unsur intrinsik karya sastra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik batin menjadi bentuk konflik paling dominan yang dialami terutama oleh Ajisaka Mahendra Bagaskara (Aji), Laras, Theo, Haidar, dan Aleyya, dengan gejala berupa ketakutan, kecemasan, rasa bersalah, penyesalan, kesedihan, dan keputusasaan. Konflik fisik tampak melalui tindakan kekerasan langsung yang dialami Aji, sedangkan konflik sosial tampak melalui ketegangan keluarga, kekerasan verbal, penolakan, dan pertentangan antartokoh. Temuan ini menunjukkan bahwa konflik dalam novel tidak hanya berfungsi sebagai penggerak alur, tetapi juga menjadi sarana representasi kekerasan domestik, tekanan psikologis, dan rapuhnya relasi keluarga.
Copyrights © 2026