Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pelatihan Bagi Sanggar Seni Mustika Budaya Jawa Timur dan Penyerahan Teknologi Inovasi Alat Produksi Seni dan Kostum Penari utuk Penguatan Kapasitas dari Program Inovasi Seni Budaya Nusantara (PISN) Universitas Halu Oleo : Pengabdian Laxmi, Laxmi; Sumiman Udu; Wa Ode Sifatu; Syahrun, Syahrun; Muh Reynaldi Ismail; Rizky Nur Amalia; Buyung Febriana, M
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3522

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarkat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas artistik di Sanggar Seni Mustika Budaya, Kabuapaten Konawe Selatan Desa Mataupe Kecamatan Andolo Barat, melalui pelatihan dan penyerahan teknologi inovasi alat produksi seni serta kostum penari. Program dilaksanakan dalam tiga tahap: identifikasi kebutuhan, pelatihan teknis, dan pendampingan pasca-penyerahan alat dengan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi visual. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan efisiensi kerja sebesar 40% dan peningkatan kualitas detail artistik pada kostum tari Punjari dan Jaranan Buto. Penyerahan alat seperti lighting system modern dan pemotong otomatis berkontribusi pada peningkatan mutu pertunjukan yang ditampilkan dalam pementasan kedua tarian. Selain itu, kegiatan ini menumbuhkan semangat kolaborasi, tanggung jawab, dan profesionalisme anggota sanggar. Program ini membuktikan bahwa sinergi antara seni, teknologi, dan pemberdayaan masyarakat mampu meningkatkan kualitas karya serta memperkuat ekonomi kreatif berbasis komunitas.
Sosialisasi Pengembangan Sanggar Seni Mustika Budaya Sebagai Identitas Kebudayaan Jawa Timur di Daerah Perantauan Provinsi Sulawesi Tenggara: Pengabdian Laxmi; Sumiman Udu; Wa Ode Sifatu; Syahrun; Muh. Reynaldi Ismail; Rizky Nur Amalia; Buyung Febriana M
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian ini terletak pada upaya menjaga sekaligus memperkuat eksistensi seni tradisional Jawa Timur di perantauan melalui pengembangan Sanggar Seni Mustika Budaya. Program ini tidak hanya melestarikan kesenian sebagai identitas kultural, tetapi juga mengoptimalkannya sebagai modal sosial, ekonomi, dan budaya yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Dengan demikian, pengabdian ini tidak hanya relevan dengan kebutuhan masyarakat, tetapi juga memperkuat hasil temuan penelitian yang dilakukan sebelumnya melalui implementasi nyata di lapangan. Tujuan program ini semakin kuat ketika menyadari bahwa kesenian tradisional tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, melainkan juga sarat dengan nilai sosial, moral, spiritual, dan historis.
Pengenalan Wawasan Pesisir dan Perdesaan Melalui Pertunjukan Tari Pada Siswa Sekolah Dasar di Kota Kendari Ibrahim, Irianto; La Niampe; La Ode Sahidin; Sumiman Udu; Alias; Muhammad Yazid Abd Rachim Gege
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i1.239

Abstract

Pemahaman siswa sekolah dasar tentang lingkungan dan budaya pesisir masih rendah sehingga diperlukan pendekatan pembelajaran yang lebih kreatif dan kontekstual. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkenalkan wawasan pesisir dan perdesaan melalui pertunjukan tari dan pameran seni rupa bagi siswa kelas VI B SD Negeri 2 Kendari. Pengabdian dilaksanakan di Kota Kendari dengan melibatkan proses persiapan berupa koordinasi dengan sekolah, penyusunan materi seni, dan penyiapan ruang kegiatan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui demonstrasi seni, pameran visual, dan diskusi interaktif yang dilaksanakan dalam satu rangkaian kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa mengenai konsep lingkungan pesisir, budaya lokal, interpretasi karya seni, dan kesadaran pelestarian lingkungan. Respons siswa selama kegiatan sangat positif, ditandai dengan antusiasme tinggi, kemampuan menginterpretasi simbol budaya, dan keterlibatan aktif dalam diskusi. Peningkatan nilai pre-test dan post-test memperkuat temuan bahwa media seni efektif dalam mendukung proses belajar siswa. Kegiatan ini memiliki implikasi penting dalam pengembangan pembelajaran berbasis seni untuk anak-anak Sekolah Dasar.
ANALISIS GAYA BAHASA PADA NOVEL DIA YANG HARAM KARYA ISRINA SUMIA Wa Ode Rostika; Sumiman Udu; La Tike
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i1.1894

Abstract

This study aims to describe the types of figurative language found in the novel Dia yang Haram by Isrina Sumia. The focus of this research is on comparative and associative figurative language used by the author to enhance the expressive and aesthetic qualities of the narrative. The method used is descriptive qualitative with a stylistic approach. Data were collected through reading, note-taking, and analyzing excerpts in the novel that contain stylistic elements. The results show that the dominant types of comparative figurative language include simile, metaphor, personification, allegory, antithesis, pleonasm, periphrasis, and epanorthosis. Meanwhile, the associative figurative language consists of metonymy, synecdoche, allusion, euphemism, eponym, epithet, and antonomasia. These figurative expressions serve to emphasize character emotions, clarify situations, and enrich the artistic value of the novel. This study contributes to literature teaching and the understanding of stylistics in fictional works.