Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis secara mendalam implementasi asesmen formatif dalam pembelajaran teks eksplanasi berdasarkan Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 25 Kota Jambi. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus instrumental, penelitian ini melibatkan subjek satu orang guru mata pelajaran Bahasa Indonesia dan tiga puluh dua peserta didik kelas IX A. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi nonpartisipatif selama tiga pertemuan, wawancara semi-terstruktur dengan guru dan lima perwakilan siswa, serta analisis dokumen kelengkapan ajar. Keabsahan data diuji melalui triangulasi (teknik dan sumber) serta member check, kemudian dianalisis menggunakan model analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, perencanaan asesmen diawali dengan penyelarasan Capaian Pembelajaran (CP) yang secara spesifik difokuskan pada karakteristik kausalitas teks eksplanasi. Kedua, pelaksanaan asesmen formatif terintegrasi secara real-time selama pembelajaran melalui aktivitas pemantik, diskusi infografis, tes berbantuan Google Form, serta pemberian umpan balik (feedback) yang spesifik dan deskriptif untuk perbaikan langsung. Ketiga, bentuk asesmen yang diterapkan mencakup ranah kognitif (tes uraian dan objektif), ranah afektif (observasi sikap mandiri dan bernalar kritis), serta ranah keterampilan berbahasa (unjuk kerja dan presentasi) yang menjadi instrumen paling dominan. Disimpulkan bahwa guru telah memfungsikan asesmen murni sebagai assessment for learning (penilaian untuk pembelajaran), bukan sekadar evaluasi hasil akhir. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan rubrik khusus untuk kaidah kebahasaan serta pengelolaan alokasi waktu yang lebih efektif bagi guru dalam memberikan umpan balik individual.
Copyrights © 2026