MODELING: Jurnal Program Studi PGMI
Vol. 13 No. 1 (2026): Maret

Membangun Generasi Emas: Implikasi Kurikulum Finlandia dan Korea Selatan untuk Pendidikan di Indonesia

Yogaswara, Muhammad Reza (Unknown)
Renaldo, Riki (Unknown)
Farinawati, Leny (Unknown)
Rianto, Nanang (Unknown)
Harahap, Narti (Unknown)



Article Info

Publish Date
17 Mar 2026

Abstract

Penelitian studi literatur sistematis ini menganalisis model kurikulum dan strategi pembelajaran di Finlandia dan Korea Selatan untuk merumuskan implikasi kebijakan bagi penguatan implementasi Kurikulum Merdeka di tingkat pendidikan dasar Indonesia. Dengan menggunakan metode kualitatif tinjauan literatur, data dikumpulkan dari jurnal ilmiah dan dokumen kebijakan dalam rentang waktu 2019-2024. Hasil komparasi menunjukkan adanya dualisme filosofis: Finlandia memprioritaskan kesejahteraan (well-being) siswa, kesetaraan, dan otonomi guru dengan mengurangi beban belajar , sementara Korea Selatan fokus pada kompetensi spesifik dan kesiapan kerja (job readiness) sebagai respons pragmatis terhadap tuntutan ekonomi. Meskipun Kurikulum Merdeka di Indonesia dinilai efektif untuk memperkuat keterampilan abad ke-21, tantangan struktural utamanya adalah kesenjangan kualitas dan pemerataan kompetensi guru serta disparitas regional. Implikasi kebijakan yang disarankan adalah : (1) Peningkatan kualitas dan otonomi guru secara komprehensif sebagai strategi utama. (2) Kurikulum Merdeka perlu menyeimbangkan fokus holistik (well-being) Finlandia dengan adopsi sistematis pada kesiapan kerja Korea Selatan. (3) Mengkonkretkan literasi digital melalui praktik seperti integrasi Computational Thinking (CT) yang diadopsi dari model Finlandia. Rekomendasi ini diharapkan dapat mengatasi kesenjangan dan memperkuat Kurikulum Merdeka.

Copyrights © 2026