Eskalasi teknologi digital telah mentransformasi paradigma pedagogis secara fundamental, termasuk pada ranah Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini bertujuan untuk membedah secara mendalam optimalisasi instrumen digital dalam pembelajaran PAI serta implikasinya terhadap akselerasi literasi keagamaan siswa di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Melalui desain riset deskriptif-kualitatif dengan pendekatan studi kasus, penelitian ini mengeksplorasi interaksi edukatif antara pendidik PAI dan peserta didik kelas XI. Data dihimpun secara komprehensif melalui teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, yang kemudian divalidasi menggunakan teknik triangulasi sumber serta metode analisis isi.mHasil temuan menunjukkan bahwa integrasi media digital seperti video interaktif, modul e-learning, dan platform evaluasi berbasis gamification terbukti efektif meningkatkan keterlibatan (engagement) serta kedalaman pemahaman siswa pada dimensi kognitif, afektif, dan psikomotorik. Lebih jauh, penggunaan perangkat digital ini menstimulasi kemandirian siswa dalam penelusuran informasi keagamaan (eksplorasi mandiri) dan mengasah ketajaman berpikir kritis mereka. Meskipun terdapat hambatan teknis berupa keterbatasan infrastruktur perangkat dan konektivitas, hal tersebut dapat dimitigasi melalui adopsi strategi pembelajaran hibrida (hybrid learning) serta penguatan peran guru sebagai fasilitator digital. Penelitian ini memberikan kontribusi strategis bagi pengembangan model pembelajaran PAI yang adaptif dan inovatif dalam merespons tuntutan literasi keagamaan di era kontemporer.
Copyrights © 2023