Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pembentukan karakter pada anak berkebutuhan khusus Indriyani, Lidia Tiyana; Setyowati, Ratna Dewi; Palyanti, Mega; Asvio, Nova; Aryati, Aziza
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol 8, No 1 (2023): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/022333jpgi0005

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang bagaimana strategi guru dalam membentuk karakter anak berkebutuhan khusus di Sekolah Luar Biasa Negeri 01 Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan dalam peneltian ini berjumlah delapan orang, terdiri dari guru, kepala sekolah, wakil kurikulum, dan perta didik. Tahap analisis data dimulai dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan karakter untuk anak autis di Sekolah Luar Biasa Negeri 01 Kota Bengkulu belum begitu terfokus dan belum terlalu efektif. Strategi guru dalam membentuk karakter siswa penyandang autisme masih perlu ditingkatkan lagi, terlebih dalam cara mereka bersosialisasi dan menginternalisasi akhlak-akhlak yang baik, seperti beradab, peduli terhadap diri sendiri dan lingkungan sekitar, bertanggung jawab, mandiri, dan bermasyarakat.
Spiritual Pilgrimage Through Virtual Reality (VR): Transforming Islamic Religious Education in Madrasahs Aryati, Aziza; Jamrizal, Jamrizal; Anwar, Khairul; Zulkarnain, Zulkarnain; M, Zaharuddin; Firman, Arham Junaidi
Ta'dib Vol 27, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jt.v27i2.12350

Abstract

The use of virtual reality (VR) technology in Islamic Religious Education learning in schools has become an interesting topic to improve students’ understanding of religious concepts. This study explores the impact of virtual reality (VR) technology in simulating religious pilgrimage on students’ understanding of religious concepts and teachers’ perceptions. The research conducted used a case study design with a qualitative approach. The research setting was purposively selected at Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Bengkulu. The subjects in this study were Islamic Religious Education teachers and students. The data in this study were collected through observation, interviews, and documentation. Data validity testing in this study was carried out using the triangulation test method. Data analysis in this study adopted a descriptive approach involving several stages, namely data condensation, data presentation, and data conclusion drawing and verification. The results showed: that first, there was a positive acceptance from students towards using Virtual Reality (VR) technology in simulating religious pilgrimage, with many students feeling an enchanting and immersive experience. Second, VR plays a significant role in improving students’ understanding of religious concepts, especially in understanding the historical context and spiritual meaning of holy places. Third, Islamic religious education teachers have a positive perception of the use of VR in learning. The teachers see VR as a tool for increasing student engagement and expanding the learning experience.
Teachers’ Strategies in Using Canva Media in Aqidah Akhlak Learning to Increase Students’ Learning Interest Yonani, Sarmi; Khermarinah, Khermarinah; Aryati, Aziza
Journal of Educational Sciences Vol. 9 No. 6 (2025): Journal of Educational Sciences
Publisher : FKIP - Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jes.9.6.p.4964-4975

Abstract

This study aims to explore teachers’ strategies in utilizing Canva media in Aqidah Akhlak learning and to identify the supporting and inhibiting factors affecting its implementation. The integration of digital media, particularly Canva, represents an innovative effort to enhance students’ interest and engagement in learning moral and theological content. This research was conducted in the context of Islamic education, where the application of creative digital tools remains limited. Employing a descriptive qualitative approach, data were collected through interviews, classroom observations, and documentation. The analysis followed the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that teachers implemented several strategies in using Canva, such as selecting engaging templates, integrating multimedia elements, adjusting content to the digital format, combining Canva with conventional methods, and conducting reflective evaluations. Supporting factors included teachers’ prior training, administrative support, sufficient internet access, and students’ enthusiasm. Meanwhile, inhibiting factors involved limited technological infrastructure and the cost of Canva Pro features. In conclusion, the integration of Canva media into Aqidah Akhlak learning can effectively foster students’ learning motivation and creativity when supported by adequate facilities and institutional commitment.
Kritik terhadap Pendekatan Hermeneutika Barat Julita, Neli; Kusumafitri, Riani; Pebrianti, Karini; Aryati, Aziza
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji karakteristik, kritik, dan alternatif pendekatan hermeneutika Barat dalam menafsirkan teks keagamaan, khususnya Al-Qur’an, melalui metode kualitatif berbasis studi kepustakaan. Hermeneutika Barat, yang menekankan subjektivitas pembaca, konteks historis, analisis linguistik, serta kritisisme terhadap tradisi, dinilai mampu memberikan kerangka interpretasi yang dinamis dan dialogis. Namun, ketika diterapkan pada tafsir Al-Qur’an, pendekatan ini menunjukkan keterbatasan, terutama karena cenderung mereduksi dimensi sakral wahyu, menekankan relativisme makna, dan kurang sensitif terhadap epistemologi serta tradisi tafsir Islam klasik. Kajian ini menemukan bahwa pendekatan hermeneutika Islam alternatif dapat mengatasi kelemahan tersebut dengan mengintegrasikan prinsip maqashid syariah, etika penafsiran, interdisiplinaritas, serta kontinuitas dengan warisan intelektual Islam. Melalui konsep hermeneutika pembebasan dan makna signifikan dari tokoh seperti Hasan Hanafi dan Nasr Hamid Abu Zayd, hermeneutika Islam modern mampu menjembatani antara otoritas wahyu dan tuntutan sosial-kontekstual masyarakat kontemporer. Penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan hermeneutika Islam menawarkan model interpretasi yang lebih seimbang, autentik, dan relevan bagi pengembangan metodologi tafsir di era modern.