Penduduk Indonesia usia ≥5 tahun yang mengkonsumsi sayur dan buah kurang dari 5 porsi per hari sebesar 89,3%. Alasan konsumsi sayur yang kurang adalah kurangnya pengetahuan serta ketersediaan yang kurang. Konsumsi sayur yang kurang pada anak dapat berdampak pada imunitas, konsentrasi belajar, kesehatan mental, risiko obesitas serta penyakit tidak menular ketika dewasa. Anak binaan LPKA Kelas II Bandar Lampung banyak yang tidak suka makan sayur. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan anak binaan tentang gizi dan kesehatan serta melatih kemandirian anak melalui berlatih menanam kangkung. Kegiatan dilaksanakan di LPKA Kelas II Bandar Lampung pada bulan Oktober- November 2026 dengan 40 anak binaan yang berusia 13 – 21 tahun. Metode yang digunakan adalah edukasi dan praktik menanam kangkung. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pengamatan selama proses edukasi maupun praktik menanam kangkung. Pertanyaan lisan diberikan selama proses edukasi maupun setelah pemaparan materi. Secara keseluruhan, kegiatan berjalan dengan baik. Peserta edukasi maupun praktik menanam kangkung bersemangat dan antusias mengikuti kegiatan. Selama proses edukasi peserta menyimak dan menjawab pertanyaan yang diajukan pemateri. Pada akhir pemaparan materi, hampir semua peserta dapat menjawab pertanyaan tentang materi yang sudah disampaikan. Kegiatan serupa bisa dilakukan di lembaga pemasyarakatan lainnya, agar dapat meningkatkan kesehatan, kesehatan mental serta kemandirian warga binaan.
Copyrights © 2026