Pertumbuhan penduduk dan keterbatasan lahan pertanian di wilayah perkotaan dan peri-urban menjadi tantangan dalam pemenuhan kebutuhan pangan rumah tangga. Urban farming merupakan salah satu solusi yang dapat diterapkan melalui pemanfaatan lahan terbatas secara optimal, salah satunya dengan teknik hidroponik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menerapkan urban farming berbasis hidroponik di Kelompok Tani Sederhana II, Desa Tejamari, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang terdiri atas tiga tahapan, yaitu penyampaian materi, diskusi interaktif, dan praktik langsung. Kegiatan diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari petani dan perangkat desa. Materi yang disampaikan meliputi konsep urban farming dan teknik hidroponik sederhana, dilanjutkan dengan praktik budidaya menggunakan bahan-bahan yang mudah diperoleh seperti gelas plastik, sekam, dan pupuk organik dengan tanaman caisim sebagai komoditas percontohan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki tingkat partisipasi yang tinggi, ditandai dengan keaktifan dalam diskusi dan keterlibatan langsung dalam praktik. Peserta mampu mengikuti tahapan budidaya hidroponik secara sederhana, yang mengindikasikan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan dasar. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas awal masyarakat dalam memahami dan mempraktikkan urban farming berbasis hidroponik, serta mendorong untuk dikembangkan sebagai strategi pendukung ketahanan pangan rumah tangga.
Copyrights © 2026