Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lingkungan sosial dengan kebiasaan merokok pada siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Metode yang digunakan adalah deskriptif korelasional dengan populasi sebanyak 80 siswa SMK Teknologi Informatika Prima Nusantara di Lubuk Pakam, yang sekaligus dijadikan sampel penelitian. Data dikumpulkan menggunakan angket tertutup sebanyak 27 butir pernyataan dan dianalisis dengan teknik korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) lingkungan sosial secara keseluruhan memiliki hubungan yang signifikan terhadap kebiasaan merokok siswa, (2) lingkungan sosial keluarga, (3) lingkungan teman sebaya, dan (4) lingkungan sekolah masing-masing berkontribusi signifikan terhadap kebiasaan merokok siswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengaruh lingkungan sosial, baik dalam konteks keluarga, pergaulan, maupun lingkungan sekolah, merupakan faktor penting dalam pembentukan perilaku merokok remaja. Oleh karena itu, dibutuhkan pendekatan pendidikan nonformal, khususnya melalui program edukasi kesehatan dan intervensi berbasis komunitas, untuk menekan prevalensi merokok di kalangan siswa SMK.
Copyrights © 2025