Penelitian ini bertujuan untuk memvalidasi model pengukuran literasi sains dan sikap peduli lingkungan dalam konteks pembelajaran IPAS berbasis etnosains di Pulau Oksigen, Gili Iyang, Indonesia. Sebanyak 250 siswa sekolah dasar berpartisipasi, dan data dianalisis menggunakan Confirmatory Factor Analysis (CFA) serta Structural Equation Modeling (SEM) multi-kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pengukuran memiliki validitas konstruk yang baik, ditunjukkan oleh nilai factor loading di atas 0,60 serta Composite Reliability antara 0,763 hingga 0,816.
Copyrights © 2026