Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

APLIKASI BERGERAK PREDIKSI HARGA GABAH PADI DENGAN ALGORITMA FUZZY LOGIC Irman Hariman; Lukman Nurhakim
Jurnal Komputer Bisnis Vol 14 No 1 (2021): Jurnal Komputer Bisnis
Publisher : Journal of Business Computers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (815.936 KB)

Abstract

Transaksi jual beli gabah padi termasuk transaksi yang memiliki tingkat kepentingan yang sangat besar bagi hajat hidup orang banyak, mulai dari petani, pemerintah, masyarakat bahkan tengkulak. Transaksi harga yang di tawarkanpun sangat bervariasi baik gabah yang kualitas buliran padi nya bagus atau atau biasa. Saat terjadi transaksi prediksi harga jual gabah padi setidaknya memiliki beberapa variabel yang sangat menentukan. Bagi seseorang yang sudah ahli dan berkecimpung dalam dunia jual beli gabah padi prediksi harga jual gabah padi sangatlah mudah. Hanya dengan melihat gabah padi tersebut saja seorang ahli sudah mampu menyimpulkan harga jualnya. Lain halnya dengan seseorang yang bukan ahli, maka perlu adanya alat bantu dalam menentukan harga jual gabah padi berdasarkan variabel-variabel penentunya. Pada jurnal ilmiah ini prediksi terhadap harga gabah akan diterapkan metode fuzzy tsukamoto dengan kasus prediksi harga gabah padi berdasarkan variabel-variabel penentunya. Adapun variabel-variabel yang akan digunakan dalam penelitian prediksi harga gabah padi didasarkan pada kualitas gabah padi, produksi panen gabah padi serta jenis varietas gabah padi. Dengan variabel-variabel tersebut dihasilkan defuzzyfikasi yang merupakan prediksi harga jual gabah yang diterapkan pada tiga variabel yang di uji menggunakan MAPE memiliki tingkat kesalahan rendah.
Analisis Miskonsepsi Geometri Pada Siswa Kelas Viii Di SMP Negeri 1 Anjongan Rohmah Pila Khoriyani; Lukman Nurhakim
NUMBERS : Jurnal Pendidikan Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 1 No. 1 (2023): Januari - Maret
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2259.612 KB)

Abstract

Peringkat PISA Indonesia untuk kategori matematika pada tahun 2018 berada pada urutan 73 dari 79 negara. Kemudian Indonesia berada pada urutan 44 dari 49 negara pada TIMSS tahun 2015, dan Indonesia tidak berpartisipasi untuk TIMSS terbaru pada tahun 2019. Pada materi koordinat kartesius diperoleh rata-rata nilai 29 siswa sebesar 67,5 dari skor maksimal 100. Jika dilihat dari KKM yang ditetapkan sebesar 76, maka rata-rata nilai ini masih berada di bawah ketuntasan klasikal. Ditemukan bahwa Miskonsepsi yang ditemukan pada jawaban siswa pada masing-masing soal terjadi satu miskonsepsi, yaitu pada materi koordinat kartesius, persamaan garis lurus, lingkaran dan bangun ruang. Sedangkan pada materi teorema phytagoras tidak ditemukan adanya miskonsepsi, penyebab terjadinya miskonsepsi siswa dikarenakan pembelajaran yang berlangsung seringkali hanya berupa hafalan rumus, dan rendahnya kemampuan spasial siswa dan untuk mengatasi terjadinya miskonsepsi perlu dikuasainya materi prasyarat, hindari pembelajaran yang berupa hafalan serta berikan pengalaman belajar siswa untuk membangun konsep dengan utuh melalui pembelajaran yang berpusat pada siswa.
ANALISIS KEMAMPUAN NUMERASI PESERTA DIDIK DALAM MENYELESAIKAN SOAL MODEL ASESMEN KOMPETENSI MINIMUM DITINJAU DARI KECERDASAN EMOSIONAL Dian Kurniawan; Yeni Heryani; Lukman Nurhakim
Jurnal Padegogik Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Padegogik, Januari 2024
Publisher : LPPM Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35974/jpd.v7i1.3251

Abstract

This study aims to describe students' numeracy skills in complete the question of the minimum competency assessment model that has intelligence emotional. The method used in this research is explorative method. The data collection technique consisted of an assessment model's numerical ability test minimum competence, distribution of emotional intelligence questionnaires, and interviews. The research subjects were selected from class VIII students at SMPN 17 Tasikmalaya totaling 22 students, based on the results of the numerical ability test of the assessment model minimum competence that meets the indicators of numeracy ability regardless the answer is right or wrong and the results of the emotional intelligence questionnaire are fulfilled categories of high, medium, low and students' ability to express ideas or ideas verbally or in writing for fluency in communication between researchers and research subjects. Based on the research results obtained that Subjects with high emotional intelligence are able to fulfill three indicators numeration skills. Subjects with moderate emotional intelligence are only capable fulfill two indicators of numeracy ability. Subject with intelligence low emotional is only able to fulfill two indicators of numeracy ability. Subjects with moderate and low emotional intelligence were only able to fulfill two the same indicators of numeracy abilities.
Workshop Public Speaking: To Be A Powerful Public Speaker Sy. Nurul Syobah; Lukman Nurhakim; Mazidatus Sa’adah; Meilita Aullia Putri; Mona Tindas Gustiana; Rini Lestari; Riswan Riswan; A. Rivai Beta
Kesejahteraan Bersama : Jurnal Pengabdian dan Keberlanjutan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Januari : Kesejahteraan Bersama : Jurnal Pengabdian dan Keberlanjutan Masyaraka
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/bersama.v2i1.1038

Abstract

The workshop "To Be A Powerful Public Speaker" is designed to improve the public speaking skills of SMA Negeri 14 Samarinda students, especially new members of the Student Council. This activity aims to increase confidence, mastery of communication techniques, and interaction with the audience. The training method includes theory, practice, and evaluation, involving speakers with various topics, such as the basics of public speaking, speaking techniques in broadcasting, and tips for becoming a professional MC. The training results showed that 85% of participants felt more confident in public speaking, increased mastery of intonation and gestures, and the ability to build better relationships with the audience. The hands-on and practical approach to this training ensures that participants understand the theory and can apply it in real life, particularly in their leadership roles. These workshops positively impact students' communication skills, supporting their personal and professional development.