Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam proses pembentukan sikap demokratis siswa melalui internalisasi nilai-nilai sila keempat Pancasila dalam kegiatan diskusi kelompok pada siswa kelas V SDN 02 Kota Bima, Nusa Tenggara Barat. Sila keempat Pancasila yang menekankan prinsip musyawarah untuk mufakat menjadi landasan normatif dan filosofis yang sangat penting dalam menumbuhkan sikap demokratis sejak usia dini, terutama dalam konteks pendidikan dasar. Melalui penerapan nilai-nilai tersebut dalam aktivitas pembelajaran, siswa diharapkan mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, sikap saling menghargai, serta kesadaran akan pentingnya kebersamaan dalam pengambilan keputusan.Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, yang bertujuan untuk menggambarkan fenomena secara faktual dan sistematis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap proses diskusi kelompok, wawancara dengan guru dan siswa, serta dokumentasi yang relevan untuk memperkuat temuan penelitian. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan diskusi kelompok merupakan sarana yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai demokrasi pada siswa. Hal ini terlihat dari berkembangnya sikap menghargai pendapat orang lain, kemampuan bekerja sama dalam kelompok, rasa tanggung jawab terhadap tugas, serta keberanian dalam menyampaikan ide atau gagasan secara santun. Selain itu, siswa juga mulai menunjukkan kemampuan dalam mengambil keputusan secara bersama melalui musyawarah.Peran guru sangat penting sebagai fasilitator dan mediator yang mengarahkan jalannya diskusi agar tetap kondusif, inklusif, dan sejalan dengan nilai-nilai Pancasila. Kata kunci: Sikap demokratis, Sila Ke-4 Pancasila, diskusi kelompok, internalisasi nilai, pendidikan karakter.
Copyrights © 2026