Setiap proyek memiliki rencana pelaksanaannya sendiri, kapan mulai pelaksanaan proyek, kapan selesai dan bagaimana proyek akan dilaksanakan serta bagaimana sumber daya akan dialokasikan. Tujuan yang ingin di capai dari penelitian yaitu untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi keterlambatan pekerjaan pembangunan proyek Pembangunan Gedung Bina Insan Mulya Tuban; untuk menganalisis faktor yang paling dominan menyebabkan keterlambatan pekerjaan pembangunan proyek Pembangunan Gedung Bina Insan Mulya. Rancangan penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Subyek penelitian adalah orang-orang dari Kontraktor dan Owner yang terlibat dalam pekerjaan proyek Pembangunan Gedung Bina Insan Mulya Tuban, yaitu sebanyak 111 orang, dan jumlah sampel adalah sebanyak 87 orang. Obyek penelitian yang menjadi fokusan penelitian adalah pada Proyek Pembangunan Gedung Bina Insan Mulya Tuban. Pengumpulan data pada penelitian ini diperoleh dari data primer dan data sekunder. Sumber data primer yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode penyebaran kuesioner. Teknik analisis data menggunakan Analisis Regresi Linier Berganda. Hasil analisis dapat dikatakan bahwa faktor yang mempengaruhi keterlambatan pekerjaan pembangunan proyek Gedung Bina Insan Mulya Tuban adalah faktor Tenaga Kerja, Peralatan Kerja, Material, Pengelolaan Proyek, Perubahan Design dan Alokasi Dana; Faktor yang paling dominan sebagai penyebab keterlambatan pekerjaan pembangunan proyek Gedung Bina Insan Mulya Tuban adalah faktor Tenaga Kerja. Strategi pengendalian risiko yang dilakukan untuk mengatasi risiko dominan penyebab keterlambatan proyek adalah melakukan penambahan biaya tenaga kerja Pembangunan Gedung Bina Insan Mulya Tuban sebesar Rp. 535.938.600.
Copyrights © 2026