Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan self-regulation siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler Tahfidz Al-Qur’an di Sekolah Dasar Kalianan Krucil Kabupaten Probolinggo. Self-regulation merupakan kemampuan siswa untuk mengelola perilaku, emosi, dan motivasi dalam proses belajar, yang menjadi faktor penting dalam keberhasilan akademik maupun spiritual. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap siswa peserta ekstrakurikuler, guru pembimbing, dan kepala sekolah. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran mendalam tentang proses pengembangan self-regulation melalui kegiatan Tahfidz. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Tahfidz Al-Qur’an efektif dalam membentuk kemampuan siswa untuk merencanakan target hafalan, memonitor kemajuan, dan mengevaluasi capaian secara mandiri. Selain itu, kegiatan ini menumbuhkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kesabaran, dan konsistensi dalam berlatih hafalan setiap hari. Guru berperan sebagai motivator dan pembimbing spiritual yang membantu siswa mengembangkan kontrol diri dan ketekunan dalam menghadapi tantangan hafalan. Pembiasaan menghafal ayat-ayat Al-Qur’an secara teratur juga memperkuat aspek spiritual dan emosional siswa, sehingga mereka mampu mengatur waktu, emosi, dan motivasi dengan lebih baik. Dengan demikian, kegiatan ekstrakurikuler Tahfidz Al-Qur’an tidak hanya berfungsi sebagai program keagamaan, tetapi juga sebagai sarana efektif dalam membentuk self-regulated learners yang disiplin, mandiri, dan berkarakter Islami.
Copyrights © 2026