Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perilaku konsumtif orang tua di Kenagarian Sunur, menganalisis faktor internal dan eksternal yang memengaruhi perilaku konsumtif, serta mengkaji dampak perilaku konsumtif orang tua terhadap alokasi anggaran dan lingkungan belajar anak di rumah, yang pada akhirnya berpengaruh pada hasil pendidikan anak. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan dokumentasi terhadap orang tua siswa sekolah dasar yang teridentifikasi memiliki perilaku konsumtif. Analisis data dilakukan menggunakan teknik Partial Least Square–Structural Equation Modelling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak statistik, guna menguji hubungan antar variabel laten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku konsumtif orang tua berpengaruh signifikan terhadap pendidikan anak. Faktor internal seperti motivasi, kepribadian, dan harga diri, serta faktor eksternal seperti budaya, kelompok referensi, dan status sosial, terbukti menjadi determinan perilaku konsumtif. Selain itu, perilaku konsumtif orang tua berimplikasi negatif pada alokasi anggaran pendidikan, rendahnya pemenuhan fasilitas sekolah anak, hingga menurunnya motivasi belajar. Dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi tingkat perilaku konsumtif orang tua, semakin rendah perhatian dan dukungan yang diberikan pada pendidikan anak. Penelitian ini diharapkan menjadi bahan refleksi bagi masyarakat, khususnya orang tua, untuk lebih bijak dalam mengelola konsumsi dan menyeimbangkannya dengan tanggung jawab pendidikan, agar tercipta generasi yang cerdas, mandiri, dan berdaya saing.
Copyrights © 2026