Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembiasaan shalat dhuha di SDN Kalianan II Krucil Probolinggo serta efektivitasnya dalam memperkuat karakter Islami siswa. Pembiasaan ibadah ini dirancang sebagai bagian dari implementasi Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah dasar, dengan harapan mampu menanamkan nilai religius, kedisiplinan, dan tanggung jawab sejak dini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data diperoleh melalui wawancara dengan kepala sekolah, guru PAI, dan siswa, observasi langsung kegiatan shalat dhuha, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan yang diperkuat dengan triangulasi sumber.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan shalat dhuha di SDN Kalianan II Krucil Probolinggo berjalan teratur, terstruktur, dan konsisten setiap pagi sebelum pembelajaran dimulai. Dari sisi manajerial, kepala sekolah menilai kegiatan ini berdampak pada peningkatan kedisiplinan dan ketertiban siswa. Dari sisi pedagogis, guru PAI menjadikan shalat dhuha sebagai media internalisasi nilai Islami, sehingga pembelajaran lebih bermakna karena menghubungkan ilmu dengan praktik ibadah. Dari perspektif siswa, kegiatan ini memberikan ketenangan hati, semangat belajar, dan menumbuhkan budaya kebersamaan dalam beribadah. Hasil temuan juga diperkuat oleh teori pendidikan Islam klasik yang menekankan pentingnya pembiasaan, integrasi ilmu dan amal, serta latihan jiwa dalam membentuk akhlak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembiasaan shalat dhuha efektif dalam memperkuat karakter Islami siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026