Latar Belakang: Konsep teacherpreneur berperan dalam peningkatan profesionalisme tenaga pendidik agar memiliki jiwa kreatif dan inovatif. Pada MI Roudhotun Nasihiin Sukorejo Sutojayan Blitar, proses pembelajaran masih bergantung pada buku ajar dan LKS yang disediakan sekolah karena rendahnya kemandirian dan motivasi guru untuk membuat bahan ajar mandiri melalui pemanfaatan teknologi. Tujuan: Kegiatan PKM bertujuan membentuk karakter teacherpreneur pada guru melalui optimalisasi pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran sehingga guru menjadi inovatif, adaptif, dan mandiri. Metode: PKM dilaksanakan melalui metode sosialisasi dan praktek. Pengukuran ketercapaian target kegiatan dilakukan denganĀ pemberian tes dan evaluasi hasil kerja peserta. Hasil: Hasil pretest dan posttest menunjukkan adanya kenaikan rata-rata yaitu dari 69.4 menjadi 89.5. Selanjutnya, pada kegiatan praktek penyusunan LKPD, 12 dari 14 peserta, atau 85,7% peserta, dapat menghasilkan LKPD sesuai dengan mata pelajaran yang diampu melalui aplikasi canva. Kesimpulan: Peningkatan pemahaman guru terhadap konsep teacherpreneur berada pada kategori sangat baik. Sementara pelaksanaan kegiatan PKM secara keseluruhan termasuk dalam kategori berhasil atau tuntas. Tindak lanjut yang dapat dilakukan adalah pendampingan secara berkala agar guru konsisten dalam mengembangkan karakter teacherpreneur melalui pengembangan bahan ajar berbasis teknologi.
Copyrights © 2026