Pelatihan seni pertunjukan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Surakarta merupakan bagian dari upaya reintegrasi sosial yang mengedepankan pendekatan seni sebagai medium pembinaan warga binaan. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun rasa percaya diri, kedisiplinan, dan ekspresi positif melalui pelatihan seni pertunjukan yang terstruktur. Melalui metode kolektif partisipatif para peserta pelatihan tidak hanya memperoleh keterampilan artistik, tetapi juga mengalami proses refleksi diri dan pemulihan psikososial. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui empat tahapan: (1) penjajakan minat; (2) pelatihan intensif olah tubuh dan teknik dasar kepenarian; (3) persiapan pementasan; dan (4) pementasan akhir. Hasil dari pelatihan ini menujukkan bahwa pelatihan seni pertunjukan mampu digunakan sebagai sarana membangun kepercayaan diri bagi warga binaan, mengungkapkan emosi, memperkuat identitas positif, serta menumbuhkan harapan akan kehidupan yang lebih baik setelah masa tahanan. Program ini diharapkan menjadi contoh konkret bagaiamana pelatihan seni dapat berperan sebagai sarana efektif dalam proses rehabilitasi dan reintegrasi sosial warga binaan.
Copyrights © 2026