Penelitian ini mengkaji peran aktivitas bermain dalam meningkatkan kemampuan bahasa Inggris anak usia dini di era digital, di mana anak cenderung terpapar pembelajaran pasif berbasis layar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana aktivitas bermain yang terstruktur dapat meningkatkan kemampuan kosakata, berbicara, dan pemahaman bahasa Inggris anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek 12 anak PAUD dalam satu kelas selama 1–2 bulan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas bermain seperti bernyanyi, bermain peran, dan permainan interaktif mampu meningkatkan kemampuan bahasa Inggris anak, terutama pada aspek listening dan vocabulary, sementara kemampuan speaking berkembang secara bertahap. Selain itu, suasana belajar menjadi lebih menyenangkan sehingga meningkatkan partisipasi, motivasi, dan kepercayaan diri anak. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis bermain merupakan pendekatan yang efektif, kontekstual, dan sesuai dengan perkembangan anak
Copyrights © 2026