Pembelajaran fisika pada materi besaran dan pengukuran seringkali didominasi pembelajaran yang cenderung bersifat teoritis dan minim praktik, serta minim aktivitas berbasis data dan kurang mendukung penguatan pemahaman konseptual yang berdampak pada rendahnya kemampuan berpikir kritis dan literasi data siswa. Penelitian ini bertujuan mengembangkan perangkat pembelajaran fisika berbasis model STEM-CTL terintegrasi budaya batik kawung pada materi besaran dan pengukuran yang layak untuk melatih kemampuan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (RD) dengan model 4-D. Subjek penelitian terdiri dari dua dosen dan dua guru fisika sebagai ahli untuk uji kelayakan, serta 29 siswa untuk uji keterbacaan. Teknik analisis data menggunakan Simpangan Baku Ideal (SBi). Temuan penelitian menunjukkan bahwa modul ajar, LKPD, dan media Scratch dinyatakan sangat layak oleh para ahli. Selain itu, uji keterbacaan oleh siswa menunjukkan kategori sangat layak. Dengan demikian, perangkat pembelajaran yang dikembangkan layak dan siap diimplementasikan sebagai solusi inovatif dalam pembelajaran fisika yang kontekstual sekaligus mendukung pelestarian kearifan lokal.
Copyrights © 2026