Penelitian ini bertujuan mengkaji kesulitan belajar Fisika pada siswa kelas VIII di SMPI Sinar Cendekia Tangerang Selatan. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan campuran (mixed methods). Data kuantitatif diperoleh dari nilai Penilaian Akhir Semester (PAS), sedangkan data kualitatif berasal dari wawancara dua guru IPA dan lima siswa. Hasil menunjukkan bahwa meskipun guru sudah menggunakan media digital dan metode bervariasi, siswa masih mengalami kesulitan, terutama pada materi abstrak seperti gaya, gerak, energi, suhu, dan kalor. Guru telah memberi bimbingan dan remedial, namun kendala tetap muncul, seperti rendahnya motivasi, kemampuan berpikir logis, dan kurangnya pengalaman praktik. Nilai PAS sebagian besar berada di rentang 58–74 dengan rata-rata 63, menunjukkan pemahaman sedang dan variasi antar siswa yang cukup besar. Kesimpulan penelitian ini menekankan pentingnya strategi pembelajaran yang adaptif, media eksperimen yang menarik, serta pemahaman guru terhadap karakter siswa.
Copyrights © 2025