Penjaminan mutu pendidikan tinggi menjadi isu strategis dalam merespons tuntutan global terkait kualitas, akuntabilitas, dan daya saing institusi. Audit mutu akademik dan evaluasi diri (self-evaluation) merupakan instrumen utama dalam Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), namun implementasinya masih cenderung administratif dan belum terintegrasi secara optimal dalam membangun budaya mutu. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi teknik audit mutu akademik, menganalisis peran evaluasi diri, serta mengembangkan model integratif peningkatan budaya mutu perguruan tinggi. Penelitian menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan kerangka PRISMA melalui penelusuran pada Scopus, Web of Science, Google Scholar, dan ERIC. Sebanyak 40 artikel bereputasi (2015–2026) dianalisis secara tematik. Hasil menunjukkan bahwa audit dan evaluasi diri bersifat komplementer dalam membentuk siklus mutu berkelanjutan. Integrasi keduanya menghasilkan feedback loop yang mendorong continuous quality improvement dan memperkuat budaya mutu. Penelitian ini mengusulkan model integratif yang menekankan keterkaitan antara dimensi struktural dan kultural dalam penjaminan mutu pendidikan tinggi.
Copyrights © 2026