Pemanfaatan bahan alam dalam industri farmasi mengalami peningkatan signifikan seiring meningkatnya kesadaran masyarakat akan keamanan dan keberlanjutan produk. Salah satu bahan alam yang berpotensi untuk pengembangan adalah rambut jagung (Zea mays L.) yang selama ini dianggap sebagai limbah pertanian. Penelitian menunjukkan bahwa rambut jagung mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, tanin, alkaloid, polifenol, dan saponin yang memiliki berbagai aktivitas biologis. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji variasi konsentrasi ekstrak rambut jagung sebagai bahan aktif dalam formulasi farmasi melalui pendekatan literature review. Penelusuran artikel pada basis ilmiah dianalisis dan diidentifikasi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Hasil kajian menunjukkan bahwa ekstrak rambut jagung dapat diformulasikan dalam berbagai bentuk sediaan seperti gel, krim, lotion, serum, dan pelembab bibir dengan berbagai variasi konsentrasi, serta menunjukkan aktivitas biologis yang umumnya meningkat seiring dengan peningkatan konsentrasi ekstrak, namun efektivitas yang dihasilkan tidak hanya bergantung pada konsentrasi, namun juga dipengaruhi oleh jenis sediaan.
Copyrights © 2026