Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan Jajanan Sehat melalui Penyuluhan dan Demonstrasi Deteksi Bahan Kimia Berbahaya Makanan pada Anak Usia Sekolah: Increasing Knowledge of Healthy Snacks through Counseling and Demonstration of Detection of Food Harmful Chemicals in School-Age Children Rahman, Adam Aulia; Jannah, Nanda Raudhatil; Setyaningrum, Dwi Larasati; Firdaus, Wahyu Alfath; Husnaini, Rovi
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 8 (2025): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v10i8.9961

Abstract

The use of harmful food chemicals in snacks for schoolchildren remains a widespread issue. Each year, BPOM (the Indonesian Food and Drug Authority) identifies the presence of formaldehyde, borax, and food additives that exceed permissible levels in snack foods. School snacks are essential as they provide energy and vital nutrients for children. However, unhealthy snacks containing dangerous chemicals can impede optimal growth and development, potentially leading to various health issues. This community service, funded by an internal grant from Universitas Muhammadiyah Bandung, aims to educate children about healthy snacks through outreach activities and detecting harmful food chemicals. Pretest and posttest data were collected from 43 children from elementary to junior high school in RW 02 Cipadung Kidul, Panyileukan, Bandung. The results indicate a significant increase in the children's understanding of healthy snacks and harmful food chemicals. Initially, they answered an average of 44.76% of questions correctly. After participating in the program, this number rose to 93.81%. This increase in knowledge indicates that educational outreach, combined with demonstrations on detecting harmful food chemicals, effectively engages children and enhances their understanding of the material presented.
PEMBUATAN TANAMAN SAYURAN DENGAN SISTEM HIDROPONIK SEBAGAI SUMBER GIZI DAN PANGAN SEHAT DI KELURAHAN BANJAR SARI, KECAMATAN BARADATU, KABUPATEN WAY KANAN Afriyani, Afriyani; Firdaus, Wahyu Alfath; Damayanti, Ervina
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i2.3774

Abstract

Kelurahan Banjar Sari, Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan yang sebagian masyarakatnya bermata pencaharian sebagai petani dengan komoditas pertaniannya sayur-sayuran. Masalah yang di hadapi masyarakat banjar sari saat ini adalah keterbatasan pengetahuan masyarakat tentang adanya metode pertanian yang terbarukan, sehingga masyarakat hanya mengetahui teknik budidaya konvensional yang memerlukan area lahan yang luas. Sistem hidroponik memiliki kelebihan karena tidak memerlukan lahan yang luas dan mudah dalam perawatan tanaman. Sistem hidroponik memungkinkan masyarakat untuk menanam sayuran bernutrisi tinggi sehingga dapat menjadi sumber gizi dan pangan sehat bagi masyarakat. Dari masalah dan peluang sistem hidroponik maka dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat berupa sosialisasi dan pelatihan pembuatan tanaman sayuran secara hidropronik dengan menggunakan botol bekas. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu dan menambah pengetahuan masyarakat untuk menanam tanaman sayuran tanpa tanah dan lahan yang luas serta pentingnya konsumsi sayuran sebagai asupan gizi untuk mencegah permasalahan kesehatan. Dari kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan mampu menambah pengetahuan masyarakat akan pentingnya konsumsi sayuran dan masyarakat mampu membuat sistem tanaman hidroponik dengan memanfaatkan bahan tidak terpakai. Kata Kunci: Pelatihan, hidroponik, sayuran, gizi, kesehatan.
Uji Efektifitas Antiinflamasi Sediaan Ko-Amorf Ketoprofen-L-Arginin Dengan Metode Paw Edema Pada Tikus Wistar Jantan Firdaus, Wahyu Alfath; Umar, Salman; Zaini, Erizal
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 12 (2025): Volume 12 Nomor 12
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i12.23675

Abstract

Inflamasi merupakan suatu bentuk respon terhadap kerusakan jaringan pada tubuh. Ketoprofen merupakan golongan senyawa antiinflamasi non-steroid (NSAID) yang memiliki kelarutan yang rendah dalam air. Formulasi ko-amorf ketoprofen dan l-arginin dengan perbandingan molar 1:1 mampu memperbaiki kelarutan dan disolusi ketoprofen. Ko-amorf ketoprofen-l-arginin diuji aktifitasnya dengan metode Paw Edema. Sediaan diujikan kepada tikus jantan galur Wistar dengan bobot sekitar 200 g. Penelitian dilakukan terhadap 15 tikus yang dibagi ke dalam tiga kelompok perlakuan; suspensi CMC-Na 0,5%; suspensi ketoprofen murni dengan dosis 3,6 mg/200 gBB; suspensi ko-amorf ketoprofen-l-arginin 5,3 mg Kg/200 gBB (setara 3,6 mg/200 gBB ketoprofen murni). Pemberian obat diberikan secara per oral, 30 menit kemudian diikuti induksi karagenan 1% secara intraplantar untuk memicu edema. Pengukuran volume edema dilakukan setiap 60 menit selama 360 menit menggunakan alat plethysmometer. Data volume udem diubah menjadi persentase rata-rata volume udem dianalisis secara statistik menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan suspensi ko-amorf ketoprofen – L-arginin 1:1 mampu menurunkan volume edema pada kaki tikus Wistar jantan dibandingkan suspensi ketoprofen murni dan CMC-Na 0,5%.