Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas neuromuscular training terhadap stabilitas dinamis dan risiko cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL) pada pemain sepakbola remaja. Metode penelitian menggunakan desain eksperimen semu dengan pendekatan pretest-posttest control group. Subjek penelitian terdiri dari pemain sepakbola remaja yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen diberikan program neuromuscular training yang meliputi latihan keseimbangan, propriosepsi, dan kekuatan otot inti yang dilakukan secara terstruktur dan bertahap, sedangkan kelompok kontrol menjalani latihan konvensional sesuai program rutin. Instrumen yang digunakan adalah Y-Balance Test untuk mengukur stabilitas dinamis dan Landing Error Scoring System untuk menilai risiko cedera ACL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan stabilitas dinamis yang lebih optimal serta penurunan risiko cedera yang lebih signifikan dibandingkan kelompok kontrol. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa neuromuscular training efektif dalam meningkatkan kontrol neuromuskular dan mengurangi risiko cedera, serta berpotensi menjadi strategi latihan preventif yang efektif pada pemain sepakbola remaja. Abstract The purpose of this study was to analyze the effectiveness of neuromuscular training on dynamic stability and the risk of anterior cruciate ligament (ACL) injury in adolescent soccer players. This study employed a quasi-experimental design using a pretest–posttest control group approach. The participants consisted of adolescent soccer players who were divided into experimental and control groups. The experimental group received a structured and progressive neuromuscular training program consisting of balance, proprioception, and core strength exercises, while the control group followed conventional training based on their routine practice. The instruments used were the Y-Balance Test to assess dynamic stability and the Landing Error Scoring System to evaluate ACL injury risk. The results indicated that the experimental group demonstrated greater improvements in dynamic stability and a more significant reduction in injury risk compared to the control group. It can be concluded that neuromuscular training is effective in enhancing neuromuscular control and reducing injury risk, and it has strong potential as an effective preventive training strategy for adolescent soccer players.
Copyrights © 2026