Rendahnya kemampuan anak usia 5–6 tahun dalam mengenal huruf menunjukkan perlunya pengembangan media pembelajaran yang inovatif dan efektif, seperti Kotak Alfabet, guna mendukung peningkatan kemampuan literasi awal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah produk berupa media pembelajaran Kotak Alfabet guna meningkatkan kemampuan anak usia 5–6 tahun dalam mengenal huruf. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D), dengan mengacu pada model pengembangan ADDIE: analisis (analysis), perancangan (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation). Hasil data yang diperoleh dalam bentuk kuantitatif dan dianalisis menggunakan persentase dan diinterpretasikan berdasarkan skala Likert sebagai alat ukur. Proses validasi dilakukan oleh ahli media dan ahli bahasa untuk menilai kelayakan media yang dikembangkan. Efektivitas media diuji melalui pendekatan pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Kotak Alfabet memiliki tingkat validitas yang tinggi, yaitu 90% dari ahli media dan 80% dari ahli bahasa. Selain itu, hasil uji efektivitas menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan peserta didik dalam mengenal huruf. Berdasarkan hasil tes terhadap 10 siswa, skor total meningkat dari 510 (pretest) menjadi 810 (posttest), dengan rata-rata skor meningkat dari 51 menjadi 81. Nilai gain yang diperoleh sebesar 0,73, tergolong dalam kategori tinggi. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa media Kotak Alfabet terbukti efektif dan layak diterapkan untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf pada anak usia 5–6 tahun, serta dapat dijadikan sebagai referensi bagi guru dan institusi pendidikan dalam merancang dan mengembangkan pembelajaran literasi awal yang lebih inovatif.
Copyrights © 2026