Patin (Pangasius sp.) merupakan salah satu komoditas air tawar skala industri, karena teknologinya dari segi benih, pembesaran, pakan, dan pengolahannya dikuasai serta perlu dikembangkan. Pakan komersial menjadi komponen utama biaya produksi dalam budidaya ikan, dan menjadi masalah utama yang dihadapi pembudidaya ikan dari aspek kualitas, kuantitas, dan kontinuitas. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui cara pembuatan pakan apung ikan patin di CV. Kresindo Aulia Mandiri. Observasi langsung dilakukan untuk mengetahui proses pembuatan pakan. Pengujian pakan apung dilakukan dengan uji proksimat dan uji fisik pakan. Pengujian fisik pakan meliputi pengujian warna, bau, lama mengapung, kecepatan tenggelam, dan daya apung. Proses produksi pakan apung ikan patin meliputi persiapan bahan, formulasi pakan, penepungan, penimbangan, pencampuran, pencetakan, pengeringan, pelapisan minyak, pendinginan, pengayakan, pengemasan dan penyimpanan. Hasil penelitian pembuatan pakan apung ikan patin diperoleh komposisi protein 25.85%, abu 6.86%, lemak 5.35%, serat 7.23% dan air 11.13%. Pakan apung memiliki warna coklat kehitaman, bau menyengat, lama mengapung 453 menit, kecepatan tenggelam 1.05 cm/detik, daya apung 100% dan pakan hancur di dasar pada menit 482.
Copyrights © 2025