Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses pengorganisasian anggota AIESEC dalam program sosial serta memahami bagaimana proses tersebut membentuk transformasi peran anggota dari relawan menjadi individu yang memiliki kesadaran sebagai agen perubahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui wawancara mendalam, dokumentasi, serta kajian literatur. Informan penelitian merupakan Ketua Umum AIESEC Universitas Sriwijaya yang dipilih secara purposive karena memiliki pengalaman dan pemahaman terhadap dinamika organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan anggota pada tahap awal umumnya didorong oleh motivasi personal seperti pengembangan diri dan ketertarikan terhadap identitas internasional organisasi. Namun, melalui proses pengorganisasian yang terstruktur seperti onboarding, capacity building, pembagian departemen, serta koordinasi rutin organisasi, terjadi pergeseran orientasi anggota menuju kesadaran sosial yang lebih reflektif. Pengalaman langsung dalam pelaksanaan program sosial, interaksi lintas budaya, serta evaluasi dampak program turut memperkuat internalisasi nilai organisasi dan pembentukan identitas kolektif anggota. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengorganisasian yang sistematis tidak hanya memastikan keberlangsungan program sosial, tetapi juga berperan penting dalam membentuk relawan yang memiliki kepedulian sosial dan kapasitas untuk berkontribusi sebagai agen perubahan di masyarakat.
Copyrights © 2026