Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Pengorganisasian Masyarakat Berbasis Sinergi Kolektif dalam Pengembangan UMKM untuk Penguatan Ekonomi Lokal Maryam, Rika; Azzahro, Azizah; Ronaldi, Steven; Ginting, Oktaviana Br; Lapina, Tiara Resta; Khasanah, Umi; Nasution, Sisy Viola Gendis; safriyanto, Ricky; Kurniawan, Rudy; Rifai, Muhammad; Tresno
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2477

Abstract

UMKM di Indonesia sering terkendala tata kelola individualistis. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pengorganisasian masyarakat kolektif untuk memperkuat kapasitas UMKM. Menggunakan metode Systematic Literature Review terhadap 10 artikel (2019-2024), ditemukan bahwa model Asset Based Community Development (ABCD), merek kolektif, dan integrasi BUMDes efektif meningkatkan daya saing. Strategi ini mentransformasi pola usaha atomistik menjadi sinergis, meningkatkan efisiensi rantai pasok hingga 30%, dan mempercepat adaptasi digital. Kesimpulannya, pengorganisasian masyarakat membangun modal sosial yang menciptakan resiliensi ekonomi lokal. Diperlukan regulasi yang mendukung asosiasi UMKM perdesaan untuk keberlanjutan ekonomi.
Peran Satu Amal Indonesia dalam Pemberdayaan Masyarakat melalui Program Pendidikan Non Formal Cerita Kolong Langit di Kota Palembang Nazhifah, Nada Nisrina; Diva, Anggra Para; Putra, M.Bagas Pratama; Aliza , Rigina; Astridianisa, Tasya; Putri, Izzaty Nagita; Haryanti , Dwi; Pengesti, Retno; Kurniawan, Rudy; Rifai, Muhammad; Tresno
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2548

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran organisasi Satu Amal Indonesia dalam penguatan masyarakat melalui program pendidikan nonformal Cerita Kolong Langit yang berlangsung di Kota Palembang. Program Cerita Kolong Langit muncul sebagai sebuah wadah pembelajaran alternatif yang tidak hanya menyajikan pendidikan akademik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter serta sosial kepada anak-anak. Studi ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data yang meliputi observasi dan wawancara mendalam bersama pihak dari organisasi Satu Amal Indonesia, yaitu Kepala Bidang Riset dan Data sebagai sumber informasi utama. Hasil studi menunjukkan bahwa program Kolong Langit berperan dalam pemberdayaan masyarakat dengan menyediakan kesempatan belajar untuk anak- anak yang menghadapi kendala dalam mengakses pendidikan. Program ini tidak hanya mendukung anak-anak dalam meningkatkan kemampuan akademis, tetapi juga menanamkan prinsip-prinsip moral serta karakter yang baik.Keberhasilan program ini bergantung pada partisipasi sukarelawan, kontribusi dari para donatur, dan penerimaan baik dari masyarakat serta semangat tinggi anak-anak. Meski demikian, program ini juga menemui berbagai tantangan, seperti jumlah sukarelawan yang terbatas, waktu yang dimiliki peserta yang tidak mencukupi, serta kurangnya dukungan dari pihak pemerintah.
Pengorganisasian Anggota Aiesec: Proses Pembentukan Agen Perubahan Melalui Program Sosial Adiguna sugiharto; Novita Hasanah, Aulia Salma; Safitri, Maharani; Ananda Putri, Reza; Kalima, Nurul; Delima, Aisyah; Okta Fitri, Anisa; Robi, Mustar; Kurniawan, Rudy; Rifai, Muhammad; Tresno
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 8 No. 1 (2026): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v8i1.3120

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses pengorganisasian anggota AIESEC dalam program sosial serta memahami bagaimana proses tersebut membentuk transformasi peran anggota dari relawan menjadi individu yang memiliki kesadaran sebagai agen perubahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui wawancara mendalam, dokumentasi, serta kajian literatur. Informan penelitian merupakan Ketua Umum AIESEC Universitas Sriwijaya yang dipilih secara purposive karena memiliki pengalaman dan pemahaman terhadap dinamika organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan anggota pada tahap awal umumnya didorong oleh motivasi personal seperti pengembangan diri dan ketertarikan terhadap identitas internasional organisasi. Namun, melalui proses pengorganisasian yang terstruktur seperti onboarding, capacity building, pembagian departemen, serta koordinasi rutin organisasi, terjadi pergeseran orientasi anggota menuju kesadaran sosial yang lebih reflektif. Pengalaman langsung dalam pelaksanaan program sosial, interaksi lintas budaya, serta evaluasi dampak program turut memperkuat internalisasi nilai organisasi dan pembentukan identitas kolektif anggota. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengorganisasian yang sistematis tidak hanya memastikan keberlangsungan program sosial, tetapi juga berperan penting dalam membentuk relawan yang memiliki kepedulian sosial dan kapasitas untuk berkontribusi sebagai agen perubahan di masyarakat.