Manuju : Malahayati Nursing Journal
Vol 8, No 5 (2026): Volume 8 Nomor 5 (2026)

Efektivitas Ekstrak Simplisia Jahe Merah Terhadap Penurunan Derajat Mual Muntah Pada Ibu Hamil

Faiza, Eva Inayatul (Unknown)
Akbarani, Riski (Unknown)
Maulidiyah, Indah (Unknown)
Ermadona, Miftakhul Mahfirah (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 May 2026

Abstract

ABSTRACT Nausea and vomiting in the first trimester of pregnancy are common physiological complaints due to hormonal changes and may progress to hyperemesis gravidarum if not properly managed. Safe non-pharmacological interventions are needed to improve maternal comfort, one of which is the use of red ginger simplicia extract as a complementary therapy. Purpose: To determine the effectiveness of red ginger simplicia extract in reducing the severity of nausea and vomiting among first-trimester pregnant women. Method: This study used a quasi-experimental design with a control group pretest–posttest approach conducted at an independent midwifery practice in Malang City from January to February 2026. The sample consisted of 28 first-trimester pregnant women divided into intervention and control groups using purposive sampling. The instrument used was the Pregnancy-Unique Quantification of Emesis and Nausea (PUQE) questionnaire. Data were analyzed using the Wilcoxon test and Independent Sample T-Test with a significance level of p 0.05. Result: Most respondents experienced moderate nausea and vomiting before the intervention. After the administration of red ginger simplicia extract, the proportion of respondents in the mild category increased to 71.43%. The Wilcoxon test showed a significant difference before and after the intervention in the red ginger group (p=0.002), while the control group also showed a smaller significant change (p=0.028). Conclusion: Red ginger simplicia extract is effective in reducing the severity of nausea and vomiting among first-trimester pregnant women and can be used as a non-pharmacological alternative in midwifery care. Keywords: Red Ginger Simplicia Extract, Nausea And Vomiting, First-Trimester Pregnant Women.  ABSTRAK Pendahuluan: Mual dan muntah pada kehamilan trimester I merupakan keluhan fisiologis yang umum terjadi akibat perubahan hormonal dan berpotensi berkembang menjadi hiperemesis gravidarum apabila tidak ditangani dengan tepat. Penanganan nonfarmakologis yang aman diperlukan untuk meningkatkan kenyamanan ibu hamil, salah satunya melalui pemanfaatan ekstrak simplisia jahe merah sebagai terapi komplementer. Tujuan: Mengetahui efektivitas pemberian ekstrak simplisia jahe merah terhadap penurunan derajat mual muntah pada ibu hamil trimester I. Metode Penelitian: Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan rancangan control group pretest–posttest design yang dilaksanakan di TPMB Kota Malang pada Januari–Februari 2026. Sampel berjumlah 28 ibu hamil trimester I yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Pregnancy-Unique Quantification of Emesis and Nausea (PUQE). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Independent Sample T-Test dengan tingkat signifikansi p 0,05. Hasil: Sebagian besar responden mengalami mual muntah kategori sedang sebelum intervensi. Setelah pemberian ekstrak simplisia jahe merah terjadi peningkatan responden dengan kategori ringan menjadi 71,43%. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan terdapat perbedaan bermakna antara sebelum dan sesudah intervensi pada kelompok jahe merah (p=0,002), sedangkan kelompok kontrol juga menunjukkan perubahan signifikan namun lebih kecil (p=0,028). Kesimpulan: Ekstrak simplisia jahe merah efektif menurunkan derajat mual muntah pada ibu hamil trimester I dan dapat digunakan sebagai alternatif intervensi nonfarmakologis dalam pelayanan kebidanan. Kata Kunci: Ekstrak Simplisia Jahe Merah, Mual Muntah, Ibu Hamil Trimester I.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

manuju

Publisher

Subject

Health Professions Nursing Public Health

Description

MANUJU : Malahayati Nursing Journal merupakan jurnal yang memiliki fokus utama pada hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dikembangkan dengan pendekatan interdispliner dan multidisiplin. Proses penerimaan naskah selalu terbuka setiap waktu, naskah yang sudah disubmit oleh penulis ...