Penentuan tingkat kematangan daun teh merupakan aspek krusial dalam proses sortasi bahan baku yang berpengaruh langsung terhadap mutu produk akhir. Proses identifikasi kematangan yang dilakukan secara visual oleh manusia enderuna bersifat subiektif dan rentan terhadap inkonsistensi. Oleh karena itu diperlukan pendekatan berbasis pengolahan citra digital untuk memperoleh hasil yang lebih objektif dan terstandar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas ruang warna HSV dan Lab dalam pengelompokan kondisi daun teh menggunakan algoritma K-Means untuk penentuan tingkat kematangan. Tahapan penelitian meliputi akuisisi citra daun teh, praproses citra,
Copyrights © 2026