Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan sumber belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di SDN Berangas Barat 2, terutama yang berkaitan dengan pokok bahasan warisan budaya dan kearifan lokal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian diskriptif kualitatif dengan teknik analisis dokumen, wawancara, dan observasi langsung. Dari teknik analisis tersebut dapati hasil bahwa aktivitas pembelajaran IPS di sekolah memerlukan sumber belajar berbasis internet, mudah diakses ( kompak ), efektif, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik yang memiliki karakteristik generasi alpha. Untuk itu, pengembangan sumber belajar berbasis GSites dengan mengintegrasikan konten kearifan lokal Desa Pulau Sewangi menjadi solusi. Sumber belajar yang diusulkan memiliki spesifikasi yang mampu dioperasikan melalui internet di berbagai perangkat bold, serta memuat elemen budaya lokal dengan fitur navigasi meliputi: halaman utama, peta belajar, daftar hadir, profil desa, kampung jukung, pengrajin panganinangan, dan latihan.
Copyrights © 2026