Gelombang laut merupakan salah satu aspek oseanografi yang penting dalam merencanakan suatu bangunan pantai, penentuan tata letak (layout) pelabuhan, alur pelayaran, dan pengelolaan lingkungan laut. Ada banyak faktor yang mempengaruhi gelombang laut salah satunya ialah kecepatan dan arah angin. Gelombang dapat menimbulkan energi untuk membentuk pantai, menimbulkan arus, serta menyebabkan gaya-gaya yang bekerja pada bangunan pantai. Oleh karena itu dibutuhkan adanya data gelombang sebagai parameter dalam merencanakan bangunan Pantai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tinggi gelombang dan periode gelombang di Pantai Pangali-ali Majene berdasarkan model distribusi kecepatan angin dan membandingkan hasil peramalan gelombang menggunakan metode SPM (Shore Protection Manual) dengan data Satelit Altimetri. Hasil penelitian ini menunjukan arah angin dominan berdasarkan data angin selama 10 tahun (2014-2023) ialah dari arah Tenggara dengan frekuensi kejadian 27.2%. Hasil peramalan tinggi gelombang dengan metode SPM terjadi pada tahun 2014 yaitu sebesar 2.63 m dengan periode gelombang sebesar 7.25 s.
Copyrights © 2026